
asap kebakaran hutan dan lahan yang mulai mengganggu kesehatan dan aktivitas keseharian, Senin (1/3/2021).
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Warga Kotawaringin Barat mengeluhkan dampak asap kebakaran hutan dan lahan yang mulai mengganggu kesehatan dan aktivitas keseharian, Senin (1/3/2021).
Seorang warga Raja Sebrang, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Wardiman mengatakan, pagi hari sekitar pukul 05.00 wib asap mulai.masuk kedalam rumahnya, begitu jendela kita buka mulai batuk-batuk.
“Bahkan tidak menutup kemungkinan anak-anak di sekitar sini bisa batuk-batuk akibat asap Karhutla tersebut, bahkan suara saya sudah mulai serak, kata Wardiman.

Dia menduga kuat bisa ganggu kesehatan warga Kotawaringin Barat, disebabkan oleh asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sebagian Kotawaringin Barat.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih parah, dia mengenakan masker, sebelum Karhutla pun saya setiap hari pakai masker, karena asap karhutla ini terpaksa saya menggunakan masker dilapisi dua masker, ucap Wardiman.
Dia menuturkan dampak asap akan lebih terasa pada pagi hari hingga sekitar pukul 05.00 WIB. Selama kurun waktu itu, aroma asap menyengat seperti bakaran asap mudah tercium sehingga harus pakai masker, dan masih terasa sesak nafas.
Dia berharap, kebakaran hutan dan lahan bisa teratasi agar dampaknya tidak membahayakan.
“Kalau ada orang atau pihak tertentu sengaja membakar lahan, tangkap saja jangan diberi ampun karena dampaknya merugikan jutaan orang,” katanya. (yusbob)







