Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, di Aula BKAD, Kuala Pembuang. (Ist/Yasir)
Kotawaringin News, Seruyan — Jabatan dalam pemerintahan bukanlah alasan untuk merasa lebih tinggi dari masyarakat. Sebaliknya, jabatan merupakan tanggung jawab yang menuntut pengabdian, integritas, dan komitmen untuk mengutamakan kepentingan publik.
Pesan itu ditegaskan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda saat diwawancarai dalam momentum pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, di Aula BKAD, Kuala Pembuang. “Kita melayani, bukan dilayani,” ujar Ahmad Selanorwanda.
Pernyataan tersebut mengandung pesan penting mengenai sikap yang harus dimiliki setiap pejabat dalam menjalankan amanah pemerintahan. Kedudukan dan kewenangan yang diberikan harus digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas, bukan untuk memperoleh perlakuan istimewa.
Dalam birokrasi, integritas tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tercermin dari perilaku aparatur ketika berhadapan dengan masyarakat. Sikap terbuka terhadap kritik, kesediaan menerima masukan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan menjadi bagian penting dari pengabdian.
Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah juga sangat dipengaruhi oleh perilaku pejabat dan aparatur di lapangan. Ketika pelayanan dilakukan secara profesional dan adil, kepercayaan publik dapat tumbuh. Sebaliknya, sikap arogan dan pelayanan yang diskriminatif berpotensi merusak citra pemerintahan.
Karena itu, pesan Bupati Seruyan tersebut relevan sebagai pengingat bagi seluruh pejabat agar tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif. Setiap amanah harus dijalankan dengan kesadaran bahwa tujuan utama penyelenggaraan pemerintahan adalah melayani masyarakat. (Ys/K2)



