
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah mengecek persiapan pengaktifan kembali pos penyekatan perbatasan antisipasi penyebaran covid-19, di Desa Karang Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng, dilakukan demi melindungi masyarakat Kobar dari penularan covid-19, sekaligus mengantisipasi ledakan gelombang ketiga virus tersebut.
Hal ini diungkapkan Bupati Hj Nurhidayah saat diwawancarai awak media, pada Sabtu (12/2/2022)
“Mengingat adanya kasus positif covid-19 baru yang muncul dan penularannya berasal dari luar Kobar, kita kembali lakukan penyekatan bersama Polri dan TNI, BPBD untuk menjaga wilayah kita masing-masing,” ujar Bupati Nurhidayah.
Di pos penyekatan setiap orang yang akan masuk Kobar wajib melakukan pengecekan suhu tubuh. Pelintas pos penyekatan juga harus memiliki surat keterangan sudah vaksin covid-19.
Selain itu petugas dari dinas kesehatan juga akan melakukan tes swab antigen secara acak. Mereka yang tidak memenuhi syarat untuk masuk wilayah Kobar akan diperintahkan putar balik atau dilarang masuk.
Kebijakan itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mengingatkan bahwa DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur terdapat kenaikan jumlah pasian terpapar varian Omicron.
Lanjut Nurhidayah bahkan di Kotawaringin Timur (Kotim) informasi yang saya dengar sudah ada yang terpapar varian omicron.
“Presiden sudah memberikan arahan agar vaksinasi di percepat, prokes lebih ditingkatkan, obat-obatan harus ada, oksigen disiapkan dan bila vaksin kurang segera hubungi Kemenkes serta isolsasi terpusat agar diaktfkan kembali,” jelas Bupati Nurhidayah.
Meski demikian dia meminta masyarakat agar tidak panik, namun tetap mematuhi protokol kesehatan dan anjuran pemerintah terkait penanggulangan covid-19, pungkasnya. (Yusbob)







