oleh

Membawa Kardus dan Diupah Uang Bensin, Pria Ini Justru Divonis 20 Tahun Penjara

Kotawaringin News, Nasional – Mengaku hanya diminta bawa kardus, Madrio Gilang (26) mengalami nasib tragis.

Mengaku setelah membawa kardus, lalu diupah uang bensin dan rokok, pria ini justru harus berhadapan dengan hukum.

Dalam persidangan pria bersatus terdakwa kurir pembawa 12.528 pil ekstasi asal di Kota Palembang divonis 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar serta subsider 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Khusus Palembang.

Vonis dibacakan Hakim Ketua, Edi Syahputa kepada terdakwa Madrio Gilang pada persidangan virtual di PN Palembang pada Selasa, 17 November 2020.

“Sebagaimana diatur dalam dakwaan JPU, terdakwa melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Edi saat membacakan putusan.

Putusan itu sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Desmilita yang menuntut terdakwa dengan pidana 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar serta 6 bulan penjara.

Terdakwa ditangkap personel Polda Sumsel di depan gerbang keluar Rumah Sakit Siti Khodijah Palembang.

Saat itu dirinya menerima satu kotak kardus dari seseorang pada tanggal 19 Juni 2020 pukul 02.00 WIB.

Saat penangkapan, petugas menemukan narkotika sabu-sabu seberat 240 gram dan 13 bungkus pil ekstasi berbagai merek sebanyak 12.528 butir dengan berat total 4 kilogram.

Ketika diperiksa, terdakwa mengaku hanya diupah uang bensin dan rokok serta tidak mengetahui isi kotak kardus tersebut karena hanya diperintahkan untuk mengantarkanya.

Dalam persidangan, terdakwa yang didampingi Posbankum PN Palembang Trias Aulia mengakui perbuatannya akan mengedarkan barang haram tersebut.

Atas putusan itu juga terdakwa menyatakan terima dan siap menjalani masa hukuman. (PR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed